FRIDAY BRIEFING11 September 2026

Dari deklarasi menuju implementasi One Health.

Kerangka kerja untuk mengubah komitmen lintas sektor menjadi tindakan yang terukur.

↗

One Health memperoleh dukungan politik yang semakin kuat, tetapi tantangan berikutnya adalah memastikan dukungan itu berubah menjadi mandat, pembiayaan, data, dan tindakan yang bekerja di lapangan.

Pesan utama briefing ini adalah bahwa deklarasi hanya menjadi awal. Implementasi membutuhkan pembagian peran yang jelas antarotoritas, mekanisme koordinasi yang rutin, indikator bersama, serta jalur keputusan yang dapat bergerak dari tingkat nasional sampai daerah.

Pelajaran utama

  • Mandat dan akuntabilitas perlu ditetapkan agar koordinasi lintas sektor tidak bergantung pada hubungan personal.
  • Data kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan perlu dapat dibaca bersama untuk mendukung keputusan.
  • Pembiayaan harus mengikuti prioritas risiko dan rencana kerja, bukan hanya tersedia saat terjadi krisis.
  • Keberhasilan perlu dinilai dari perubahan di lapangan: deteksi lebih dini, respons lebih cepat, dan pencegahan yang lebih terarah.
RELEVANSI UNTUK INDONESIA

Agenda One Health akan lebih kuat bila diterjemahkan ke dalam rencana kerja tahunan, indikator lintas sektor, pembiayaan daerah, dan forum koordinasi yang memiliki tindak lanjut. Di tingkat kabupaten, hasilnya harus terlihat pada kemampuan berbagi informasi dan mengambil keputusan bersama.

Implikasi untuk kerja epidemiologi veteriner

Epidemiologi veteriner dapat menjadi penghubung antara bukti dan tindakan: memetakan risiko, menyatukan data kejadian, mengukur dampak intervensi, dan menyampaikan rekomendasi yang dapat segera digunakan oleh pengambil keputusan.

Sumber utamaWorld Organisation for Animal Health (WOAH), 4 September 2026.Topik: “Moving One Health from declarations to implementation”.
← Kembali ke Publikasi