Indonesia menyelesaikan dan mengirimkan kuesioner TrACSS 2026 setelah proses validasi multisektor. Nilai strategisnya terletak pada penggunaan bukti bersama untuk meninjau kemajuan dan menentukan tindak lanjut pengendalian resistansi antimikroba.
Proses yang dilakukan Indonesia
Menurut WHO Indonesia, Kementerian Kesehatan dengan dukungan WHO dan mitra menyelenggarakan pertemuan validasi multisektor pada 4–6 Juni 2026. Perwakilan kesehatan manusia, kesehatan hewan, perikanan, pangan dan pertanian, lingkungan, lembaga penelitian, serta mitra pembangunan meninjau kemajuan dan memvalidasi bukti pendukung jawaban survei.
TrACSS adalah survei penilaian mandiri negara yang dikoordinasikan oleh WHO, FAO, UNEP, dan WOAH. Indonesia mengirimkan kuesioner 2026 pada 12 Juni. WHO menyebut hasil TrACSS sebelumnya turut menginformasikan Strategi Nasional AMR Indonesia 2025–2029 yang menggunakan pendekatan One Health.
Mengapa validasi bukti penting
Penilaian mandiri dapat membantu melihat kemajuan dan kesenjangan, tetapi hanya bermanfaat bila jawaban didukung sumber yang jelas dan ditinjau oleh sektor terkait. Proses validasi dapat membangun pemahaman bersama mengenai capaian, perbedaan data, serta area yang perlu diperkuat.
WHO menyebut area tindak lanjut mencakup tata kelola AMR, surveilans, penggunaan antimikroba yang bertanggung jawab, dan koordinasi multisektor. Dengan demikian, hasil survei berpotensi menjadi masukan bagi kebijakan dan program, bukan sekadar kewajiban pelaporan.
Surveilans AMR memerlukan hubungan yang jelas antara data penggunaan antimikroba, isolat dan uji kepekaan, serta informasi dari kesehatan hewan, pangan, dan lingkungan. Penilaian bersama membantu memperjelas sumber data, cakupan, dan pemilik tindak lanjut di tiap sektor.
Peluang tindak lanjut
Langkah lanjutan dapat berupa matriks kesenjangan yang mencantumkan bukti pendukung, instansi penanggung jawab, tindakan prioritas, dan jadwal. Menghubungkan hasil TrACSS dengan rencana kerja serta pemantauan rutin akan membantu memastikan bahwa pembelajaran penilaian diterjemahkan menjadi kemajuan program.
Catatan editorial: artikel ini merangkum dan menginterpretasikan sumber yang ditautkan. Untuk metode dan rincian lengkap, silakan merujuk ke dokumen asli.
